OBSERVASI WILAYAH PEMUKIMAN
DI DAERAH SEKITAR
STASIUN BLIMBING KOTA MALANG
STASIUN BLIMBING KOTA MALANG
Part pertama bisa dilihat di http://blog.ub.ac.id/qayun/2015/06/13/ekologi-wilayah-observasi-wilayah-pemukiman-di-daerah-sekitar-stasiun-blimbing-kota-malang/
Bapak
Irfan selaku narasumber mengaku telah tinggal dan bermukim di area sekitar rel
kereta api tersebut sejak tahun 1971 dan menjadi orang pertama yang menetap.
Selain itu beliau juga menginformasikan bahwa sebagian besar atau hampir
keseluruhan warga masyarakat yang tinggal bermukim di wilayah tersebut
merupakan warga pendatang. Lambat laun wilayah sekitar rel kereta api belimbing
semakin padat oleh para pendatang, hal itu membuat pertanyaan seputar sumber
air menjadi penting adanya. Ketika ditanya mengenai hal ini, beliau menjawab
bahwa sumber air yang digunakan oleh para warga sekitar adalah air yang
bersumber dari PDAM. Akan tetapi sumber air yang dimiliki bukan hanya berasal
dari air PDAM, air sumur pun pada dasarnya tersedia. Hanya saja menurut beliau,
air sumur yang terdapat di daerah sekitar memiliki kadar besi yang cukup
tinggi, sehingga bila digunakan terus menerus dalam jangka panjang dapat
menyebabkan perkaratan pada peralatan rumah tangga.
Part ketiga bisa dilihat di http://blog.ub.ac.id/oddyhime/2015/06/13/4/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar